Baik mobil manual dan matic harus selalu diperhatikan dan dirawat agar tetap terjaga performa mesin dan terasa prima saat dikendarai. Tidak hanya oli mesin, ternyata pergantian untuk oli transmisi juga jangan sampai terlewatkan. Hal ini dilakukan agar komponen di dalam transmisi tetap terjaga dengan baik pada mobil manual maupun matic. Agar kamu tidak bingung dalam memilih oli transmisi, kamu bisa kunjungi https://ilti.idemitsu.com/id/productcategory/oli-transmisi untuk informasi mengenai oli transmisi. Lalu bagaimana cara mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli transmisi pada mobil manual dan matic? Mari kita ulas bersama.

Waktu Ganti Oli Transmisi
Waktu Ganti Oli Transmisi

Ciri Oli Transmisi Harus Ganti Pada Mobil Manual

  • Susah masuk gigi. Jika pada mobil manual kamu terasa susah untuk masuk gigi, maka itu adalah tanda bawa oli transmisi harus segera diganti. Sebenarnya kemungkinan terjadinya hal ini bisa terjadi karena dua hal yaitu pertama mungkin saj oli transmisinya sudah jelek atau mungkin kampas koplingnya sudah tipis.
  • Terdengar dengung dari transmisi. Ketika kamu sedang berkendara namun tiba-tiba terdengar suara dengung dari bawah mobil, bisa jadi itu berasal dari transmisi. Transmisi yang berdengung sudah seharusnya di cek. Bunyi dengung ini biasanya berasal dari persinggungan antar gir yang ada di dalam transmisi. Hal ini terjadi karena oli transmisi yang kualitasnya sudah menurun.
  • Getaran dari tranmisi. Selain suara dengung, ciri oli tranmisi manual yang sudah kurang baik adalah menimbulkan getaran. Jika sudah bergetar, biasanya timbul rasa tidak nyaman saat berkendara.
  • Warna oli berubah. Jika pada oli mesin menggunakan dipstick untuk mengetahui kondisi oli, sama halnya dengan oli tranmisi yang memiliki dipstick khusus untuk mengecek keadaan oli transmisi. Pada oli transmisi yang masih dalam keadaan baik biasanya akan berwarna pink atau kemerahan. Sedangkan pada oli transmisi yang sudah tidak layak akan berwarna hitam.

 

 

 

 

Ciri Oli Transmisi Harus Ganti Pada Mobil Matic

  • Ganti oli tranmisi matic kamu ketika sudah mencapai 15.000 km atau perhatikan hal-hal seperti kondisi lalu lintas disebagian daerah yang padat dan kerap timbul kemacetan menjadi penyebab patokan jarak tempuh untuk mengganti oli transmisi sudah tidak relevan.
  • Adanya proses keterlambatan pada proses perpindahan gigi dan muncul suara dengung sama seperti yang dialami oleh mobil manual.

 

Sekarang kamu sudah mengetahui ciri oli transmisi yang harus diganti baik di mobil matic maupun mobil manual. Mulai sekarang, rajinlah mengganti oli transmisi mobil kesayangan kamu dan gunakan oli yang berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi. Sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi karena telat mengganti oli transmisi menghantui pada mobil kamu. Pastinya gak mau, kan?

By Dias

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *